Langsung ke konten utama

BELAJAR MALAM (PART 4)

BELAJAR MALAM - PART 4




Waktu jam pulang sekolah pun tiba, suara anak anak berhamburan keluar kelas. Silvi juga keluar bersama teman temannya, saat teman temannya sedang asik mengobrol Silvi diam diam menyelinap pergi. Tentu saja itu karena perintah Pak Sumanto yang menyuruhnya untuk datang ke ruangannya setelah pulang sekolah.



FOTO HANYA ILUSTRASI



Gadis itu berjalan menuju ruangan Pak Sumanto, ia mengetuk pintu nya dan suara dari dalam mempersilahkan dirinya masuk. Silvi pun masuk ke dalam ruangan dan melihat Pak Sumanto disana yang sedang duduk di kursi kerjanya.

"Silvi kamu duduk dulu di sini, kerjaan bapak dikit lagi beres" sambil merujuk pada sebuah sofa 

Ia yakin ini bukan hanya sekedar belajar matematika biasa namun dalam diri yang paling dalam Silvi seperti menginginkan apa yang selama ini ia tidak dapatkan yaitu saat kontol Pak Sumanto yang berukuran cukup besar itu keluar masuk ke dalam memeknya membuat sensasi nikmat yang tak pernah ia dapatkan. Pikiran itu membuat dirinya sedikit terangsang namun sekejap pikiran itu hilang ketika Silvi tersadarkan oleh Pak Sumanto yang memanggilnya.

"Vi...vii heyy kamu nge lamun" ucap Pak Sumanto, seketika ia tersadarkan dari lamunannya

"Ehh eng..engga pak" sambil malu malu menutupi wajahnya

"Bapak sudah selesai ayo kita ke parkiran"

Silvi dan Pak Sumanto keluar dari ruangan dan menuju parkiran


Singkat cerita Silvi dan Pak Sumanto sampai di depan rumah Pak Sumanto

Ini kedua kalinya Silvi datang ke rumah Pak Sumanto, dimana ia kehilangan keperawanannya dan bertemu dengan yang namanya nikmat. Setelah itu Silvi di persilahkan masuk, keadannya masih sama seperti sebelumnya disini sepi.

"Silahkan duduk dulu Silvi, bapa mau ambil minum dulu" 

Sesaat kemudian Pak Sumanto datang membawa air dan menaruhnya di meja

"Bagaimana Silvi materi yang mana membuatmu sulit"

"Ini materi siang tadi bapa jelaskan namun Silvi kurang ngerti bagian ini"

Setelah itu Pak Sumanto mengajarinya materi itu dan memberikan beberapa soal ke Silvi untuk di kerjakan


"Oke kamu sudah mulai paham ya, sekarang coba kerjakan soal ini"


"Oh ya, Silvi sini duduk dipangkuan bapak" ujar Pak Sumanto


Silvi mengiyakan saja karena ia tidak ingin membuat banyak masalah nantinya

Sepanjang aku mengerjakan soal tangan Pak Sumanto memeluk perutku sambil dirinya membimbingku apabila aku bertanya ketika merasa kesulitan

Tiba tiba kurasakan tangan Pak Sumanto mulai membuka kancing seragamku satu persatu namun bukannya aku marah tetapi aku malah membiarkannya hingga akhirnya Pak Sumanto melepaskan seragam yang kukenakan 


"Kok seragam Silvi di buka sih Pak?" ujarku


"Biar kamu gak gerah kepanasan"


Ada ada saja alasan yang dibuat oleh Pak Sumanto ini padahal aku tahu kalau dirinya pasti ingin menelanjangiku. 

Pak Sumanto lalu memainkan kedua gunung kembarku dari luar bra

"Ukuran Bra kamu 32C yah vi?" ujar Pak Sumanto 


"Iya pak"

"Tapi saya lihat ukuran toket kamu lebih besar sedikit deh jadinya bra kamu kekecilan"

"Kayaknya sih begitu Pak"

"Saya heran deh, kamu masih SMP tapi pertumbuhan nya cepet banget sampai toketnya bisa sebesar ini"

Aku tak tahu ucapan Pak Sumanto ini berupa pujian ataupun bukan tetapi aku hanya diam sambil mengerjakan soal


"Kayaknya kamu lebih cocok pake yang ukuran D biar lebih pas" ujar Pak Sumanto

Setelah itu Pak Sumanto turut melepaskan bra milikku




FOTO HANYA ILUSTRASI




"Ihh kok bh Silvi juga di lepas Pak?"

"Bapak kasian sama kamu soalya Bh kamu kekecilan nanti saya kasih kamu uang untuk beli Bh yang baru"

Setelah itu Pak Sumanto meremas toketku dari belakang dan mulai dipermainkan olehnya

"Ahh bapa jangan dimainin bagian itunya"

"Bagian mana ?"

"Toket aku jangan di remas gitu, geli"

Tiba tiba aku mendesah lagi ketika kedua putingku pilin-pilin olehnya dari belakang
 
"Sayang banget tau Vi tubuh seseksi ini malah ditutupin" ujar Pak Sumanto

Setelah itu Pak Sumanto memberdirikan aku lalu melorotkan rok span milikku beserta celana dalamku, sehingga kini aku hanya mengenakan jilbab yang masih menempel di tubuhku. Sementara itu Pak Sumanto melepaskan segala pakaiannya hingga ia sudah telanjang di hadapanku, bahkan kontolnya sudah sangat tegang

Setelah itu Pak Suamnto kembali duduk dan aku kembali duduk dipangkuan nya  namun baru saja aku duduk di pangkuan Pak Sumanto, aku merasakan di bawah sana kontol Pak Sumanto tepat berada di bawah memekku 

Aahh keras banget, batinku

Pikiranku mulai berkecamuk karena saat ini aku kembali melakukan hal gila bersama Pak Sumanto namun dengan cepat aku langsung mengalihkan pikiranku dan mulai mengerjakan soal kembali


Sementara itu Pak Sumanto kembali memainkan toketku dari dari belakang sambil ia menciumi punggungku bahkan Pak Sumanto terus merangsangku hingga aku mulai mendesah akibat permainannya

"Pak jilbab Silvi engga dilepas aja?" ujarku yang hanya menyisakan jilbabku saja di tubuhku

"Jangan di lepas jilbabnya karena mau bagaimana pun kamu ini wanita muslimah harus tetap menjaga aurat" Ujar nya

Aku sedikit heran dengan perkataan Pak Sumanto yang rasanya seperti menyindirku yang dimana aku wanita muslimah namun anehnya aku tak pernah marah dikatakan seperti itu

Kurasakan kontol Pak Sumanto terasa sangat keras dibawah sana bahkan sesekali aku mendesah saat kontol itu bergesekan dengan memekku. Perlahan lahan aku mulai tidak fokus dan mulai menggesek gesekkan memekku di kontol Pak Sumanto.

"Ssshhh aahhh" desahku

"Udah ga sabar yah bapa kontolin vi"

Aku merasa malu saat Pak Sumanto berbicara seperti itu namun apa daya saat ini bagian bawahku sudah sangat basah dan menginginkan kenikmatan.

"Aahhh Pakk masukin" ujarku

"Masukin apanya sayang" ujar nya

"M-masukin kontol bapa ke memek Silvi"

Lalu Pak Sumanto mengarahkan penisnya ke dalam memekku dan bless kontol sepanjang 15cm itu masuk ke dalam lubang milikku. Sambil kontolnya keluar masuk memekku tangan Pak Sumanto memukul bokongku dan meremas dengan keras toketku.
"Arghhh ampun pakk"

"Kamu ini bukannya belajar malah menggoda saya, sekarang saya hukum kamu"

Aku di posisikan doggy style sehingga memudahkan kontol Pak Sumanto keluar masuk memekku, aku mengerang nikmat lagi lagi aku melakukan hal hina yang seharusnya ini dilarang tetapi aku tak sanggup menahan kenikmatan yang ada saat ini. Hingga beberapa saat kemudian aku akan sampai puncak orgasme

"Aghhh Pakk Silvi mau keluarrrr" desahanku

"Keluarin aja vi, bapa juga mau keluarin di dalam" ujar Pak Sumanto yang menambah gerakannya semakin cepat

"Jangannn pakkkk!!!" 

Seketika pipisku keluar bercampur dengan cairan nikmat disusul dengan Pak Sumanto yang memuncratkan spermanya di dalam memekku. Setelah itu kami melanjutkan permainan

Hari semakin malam akupun pulang ke rumah

Malam itu setelah aku pulang ke rumah dan pergi mandi untuk membersihkan diri dari sisa sisa keringat di tubuhku ini. Selesai mandi aku mendapat sebuah notifikasi pesan masuk, rupanya pesan itu dari Pak Sumanto. Saat aku membuka pesan itu.......

 

BERSAMBUNG.....

cie nungguin ya



Komentar

Postingan populer dari blog ini

CERITA SEX SISWI SMP

Cerita ini menceritakan kehidupan seorang gadis cantik berlatar belakang keluarga sederhana, gadis itu bernama Silvi cantik rupawan dan banyak cowok yang menyukai dirinya, namun belum ada seorang pun yang mengetuk hati nya. Silvi juga cukup berprestasi saat di sekolah dasar ia pernah mengikuti lomba lomba seperti tari melukis dll. Sehingga ia melanjutkan prestasinya kembali di bangku SMP dengan mengikuti lomba dan mendapatkan beasiswa. Namun masa depanya terhalang yang berakhir menjadi budak sex untuk gurunya. HALAMAN CERITA 1. AWAL MULA PECAH PERAWAN  (PART 1) 2. PENAKLUKAN GADIS SMP  (PART 2) 3. PERUBAHAN HIDUPKU (PART 3) 4. BELAJAR MALAM (PART 4)  5. MENGAPA HARUS AKU (PART 5)   6. KEJADIAN SIANG ITU (PART 6)  7. KENIKMATAN GADIS PERAWAN (PART 7) NEW Harap tunggu ya sampai tulisan menjadi biru maka sudah bisa di baca, jangan lupa komen ^_^

INFORMASI

BELUM ADA UPDATE LAGI YA GUYS, ADMIN LAGI SIBUK DI REAL LIFE DAN BELUM PUNYA IDE KELANJUTAN CERITANYA.  Update 31/05/24