Langsung ke konten utama

AWAL MULA PECAH PERAWAN (PART 1)

 

AWAL MULA PECAH PERAWAN - PART 1

Cerita ini hanya sebuah fiktif belaka, tidak bermaksud menyinggung pihak manapun. Silahkan nikmati


Nama gadis itu Silvi, berusia 13 tahun. Ia adalah anak dari suatu keluarga berkecukupan. Silvi memiliki adik kandung bernama Yuli, adiknya tidak terpaku jauh umurnya dengan kakaknya. Kini adiknya berusia 11 tahun dan ia akan segera menyusul kakaknya. 

Silvi adalah seorang remaja berparas cantik ,tertutup hijab dengan wajah yang sangat manis, kulitnya putih, dan bentuk tubuhnya ideal dengan tinggi 149cm dan berat 42kg. Banyak teman teman cowoknya menaruh hati padanya ,banyak juga dari mereka yang mencoba menembak Silvi namun selalu di tolak. Wajar saja sampai saat ini ia tidak mau berpacaran dengan alasan ingin fokus belajar. Saat ini Silvi sekolah di salah satu sekolah swasta di daerahnya karena dekat dengan sekolah dan minim nya biaya yang di butuhkan dibanding sekolah yang elit.

Silvi terkenal pintar dan berprestasi di sekolahnya, berkat itulah ia mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan belajarnya hingga saat ini. Sekarang ia bersekolah di salah satu sekolah yang cukup terkenal di kotanya dan duduk di kelas 7.


Gambar hanya pemanis



Suatu hari setelah ujian….

Kringgg…..kringgg bel masuk pun berbunyi

Ricuh anak anak 

Guru lalu masuk ke dalam kelas……Guru tersebut adalah Pak Sumanto, guru matematika dan juga merupakan wakil kepala sekolah yang tegas

Anak anak saya akan membagikan nilai hasil ujian uas kemarin.

Guru itu lalu membagikan hasil ujian …. namun hasil ujian Silvi belum di berikan 

Silvi nilai kamu di bawah rata rata, haduh ….. sambil raut muka kecewa

Sepulang dari sekolah datang ke ruangan saya


***

Bell pulang sekolah berbunyi


Saat ini pada pukul 14.30 pelajaran sekolah berakhir ....Silvi pun pergi ke ruangan Pak Sumanto 

tok.....tok...tok....

silahkan masuk

"Silahkan duduk Silvi ,bapa mau bicara"

"Silvi lihat hasil ulangan kamu (Pak Sumanto menyodorkan hasil ulangan)

Nilai kamu kurang dari rata rata .....ujar Pak Sumanto. Silvi terduduk diam hanya pasrah melihat nilainya itu.


"Jika nilai kamu terus di bawah rata-rata ,kelas 8 nanti kamu ga akan bisa mempertahankan beasiswamu itu dan kita pihak sekolah juga akan mepertimbangkan kembali hal itu"

"Maaf Pak ...." sambil dikit merengek

"Kalo dari saya lihat nilai hasil keseluruhan kamu kira kira nilai kamu yang lain sudah cukup bagus hingga ada yang 90, lalu kenapa hanya di pelajaran saya saja yang nilainya hingga 65. Apakah kamu gak belajar sebelumnya?"

"I...iya pak Silvi ga belajar, tapi Silvi juga ga paham sama sekali materi yang bapa jelaskan"

"Oh jadi disitu letak permasalahannya, Gini saja, gimana kalo bapa ngajar kamu secara privat?"

"Tapi pak....Silvi ga punya uang untuk membiayai les privat"

"Saya hanya sekedar membantu ketika saya ada waktu luang"

"Terimakasih pak, jadi kita mulai les nya kapan pak?"

Kita mulai les nya besok saja ya "setelah pulang sekolah di rumah saya" 


Baik pak terimakasih "besok saya akan kembali kesini setelah pulang sekolah" Setelah itu Silvi meninggalkan ruangan Pak Sumanto 

Tubuhnya yang ramping tertutup hijab dengan rok span biru nya yang cukup ketat menambah sexy bagian tubuhnya. Wajah gadis itu yang imut telah menarik nafsu Pak Sumanto. Kini umpan yang sudah ia berikan akan segera mendapat ikan besar. (Dengan senyum liciknya)


****

Keesokan harinya 

Bel bunyi pulang sekolah....anak anak menyerbu keluar


Pak Sumanto yang masih di rungan sedang menyelesaikan tugasnya, lalu terdengar suara pintu di ketuk ternyata itu Silvi. Setelah beres Pak Sumanto menyelesaikan tugasnya dan pergi ke parkiran bersama Silvi dan masuk ke mobil Pak Sumanto.

Singkat cerita mobil sampai di depan rumah Pak Sumanto. 

Silvi sedikit terkejut melihat pemandangan ruamah Pak Sumanto berlantai dua sehingga terlihat rumah ini terlihat cukup besar namun terlihat sepi jika untuk seseorang yang telah berkeluarga.

Saat masuk rumah Pak Sumanto sedikit bercerita tentang anaknya yang sudah menikah dan yang sedang merantau sehingga rumah terlihat sepi, untuk istrinya beliau telah meninggal 10 tahun lalu.


Silahkan duduk Sil anggap seperti rumah sendiri, biar bapak ambilkan minum dulu

"Eh tidak usah pak, merepotkan bapa aja"

*Selang beberapa menit Pak Sumanto kembali membawa minum*

"Ini minumnya silahkan di minum"/ Terimakasih Pak maaf merepotkan(Silvi)

Slurpp Slurppp gadis itu meminum minuman itu, setelah itu Pak Sumanto memperhatikan tubuhnya sambil tersenyum


Setelah itu Pak Sumanto memberinya kertas berisi soal matematika. "Sekarang kamu coba kerjakan soal soal ini"...Silvi mengambil pen dan mulai mengerjakan soal itu. Selang beberapa saat ia telah menyelesaikan soal pertamanya dan sisanya blank ia bingung alhasil pulpen itu hanya di putar putar saja. 

"Pak Silvi gak bisa ngerjainnya"

Pak Sumanto mengambil soal itu dan merobeknya... matematika memang menyebalkan yah


"Silvi kamu tidak perlu belajar matematika yang menyebalkan ini, saya bisa memberimu nilai tinggi setiap kali ujian tanpa kamu susah belajar. Asal kamu mau.... "Tangan Pak Sumanto lalu meraba lutut dan paha Silvi.

Seketika Silvi reflek berpindah posisi, "Asal apa pak"

"Asal kamu mau memuaskan saya"

"Maaf pak saya tidak bisa" Silvi berlari ke pintu namun sialnya pintu itu telah di kunci. Lalu Silvi berteriak dan menendang nendang pintu meminta tolong

Tiba tiba dari belakang tangannya di tangkap dan mulutnya di bekap 

Ntah kenapa tiba-tiba Silvi merasa tubuhnya mulai terasa panas dan sedikit pusing, sepertinya Pak Sumanto telah memasukan obat ke dalam minumannya

Dengan keadaan Silvi yang lemas akibat obat perangsang yang ada di minuman itu tubuhnya semakin panas. Gadis itu tidak bisa melakukan perlawanan lagi, seketika tangan Pak Sumanto mulai mengggerayangi payudara mungilnya dari luar. Diremas remas lah payudara yang baru tumbuh berukuran 32C. Kemudian Pak Sumanto mulai melumat bibir Silvi sambil meremas payudara itu dari luar.

Pak Sumanto lalu membuka kancing seragamnya satu, dua hingga akhirnya terpampang jelas payudara indah milik seorang gadis yang masih ranum tertutup bra berwarna putih.

Diam diam Pak Sumanto mengambil penggaris dan memukulnya ke meja "ctarrr" . Gadis itu kaget dan gemetar takut. "Heh dengar jika kamu berani melawan lagi maka saya gak akan segan segan lagi buat mukul penggaris ini ke kamu, MENGERTI!!!


Silvi merasa takut akan hal itu, ia mencoba kabur dari dekapan gurunya itu. Seketika Pak Sumanto dari belakang dengan cepat meloloskan rok span miliknya. Sontak gadis itu kaget namun apalah daya setelah dilepaskan nya rok itu kemudian legging itu juga di lepas dengan hanya bersisa celana dalam putih dan terpampang jelas bongkahan bokong indahnya itu

Dengan keadaan Silvi saat ini yang sudah hampir telanjang hanya tersisa dalamannya dengan hijabnya saja membuat Pak Sumanto semakin bernafsu.

Entah apa yang telah di pikirkan gurunya itu hingga menggila seperti seorang serigala yang sedang mengincar makanannya. 

Dari belakang itu Pak Sumanto lalu memukul bokong gadis itu dengan penggaris hingga kesakitan di lanjut dengan meremas payudara mungilnya dan tidak lupa untuk melepas bra gadis itu.

"Pakkkk....pliss...stopppp" jerit Silvi 

Gurunya itu menghiraukan jerit anak didiknya itu yang sudah termakan nafsu, bukannya berhenti tetapi ia malah mulai semakin ganas payudara gadis itu di remas lalu di cium di bagian leher ketiak dan di bisikkan yang menggoda di telinganya. Sehingga Silvi menjadi sangat terangsang akibat rangsangan Pak Sumanto

Melihat mangsanya yang sudah terangsang, Pak Sumanto bersiap untuk memasukkan penisnya. Dilepasnya celana dalam gadis itu di lebar lebarkan bagian vagina nya ternyata memang benar masih sangat sempit. Gadis itu sekarang sedang merangkak dengan Pak Sumanto di belakangnya yang sudah siap untuk men dogy-style nya. Dirasakan nya itu vagina perawan dengan di jilat oleh gurunya itu, yang rasanya harum dan nikmat.

Pak Sumanto lalu melepaskan celana miliknya dan bless, penis itu menghujam vagina yang masih sempit dengan sekali hentakan 1/4 ujung penis itu masuk, dan Silvi berteriak kesakitan.

 Aaahhh pakk....sakitttt....ga muat pakkkk

"Tenang sayang sakitnya cuma sebentar kok nanti juga enak" sambil mencari area sensitifnya yaitu klitoris ia raba raba terus hingga memeknya cukup basah dan mulai kembali memasukkan penisnya ke dalam sepenuhnya.

Aahhh masukkk ke dalamm, blesss saat ini akhirnya keperawanan Silvi pecah oleh gurunya sendiri

"Wah memek kamu masih sempit banget Sil, kontol bapa serasa lagi di pijit pijit"

Pak Sumanto mendiamkan sejenak penisnya di dalam vagina itu untuk beradaptasi, selang beberapa menit ia langsung saja menggenjot vagina itu dengan tempo lambat-cepat

Silvi perlahan mulai di kuasai nafsu yang di lakukan oleh Pak Sumanto, dari mulai jeritan kesakitan kini menjadi desahan nikmat yang baru pertama kali Silvi rasakan. Tidak lama setelah itu Silvi merasakan rasa ingin pipis namun penis Pak Sumanto terus menghujam vagina nya sehingga gadis itu akhirnya mendapatkan orgasme pertamanya.

Pak Sumanto mendiamkannya sejenak lalu mulai menggenjotnya lagi hingga Pak Sumanto mencapai orgasme di cabutlah penis itu "Crrotttt crottt crottt" semburan sperma membasahi vagina nya Silvi 


Gadis itu sudah tergeletak lemas menikmati sisa sisa orgasmenya dengan memeknya yang sudah banjir oleh cairan cinta nya dan sperma gurunya itu. Sambil istirahat sejenak Pak Sumanto mengambil ponselnya dan mengabadikan momen indah tersebut.


Gambar hanya pemanis



Pak Sumanto mendekatkan dirinya pada gadis itu lalu mengelus dengan lembut kepalanya dan berbisik "Tenang saja sayang asal kamu mau mendengar perintah bapa, bapa akan memberikanmu nilai tinggi dan beasiswa sampai kau lulus."

Setelah itu Silvi memakai kembali pakaiannya dan hendak pulang sendiri tetapi di larang oleh Pak Sumanto karena kendaraan umum hampir jarang di daerah perumahan dan hari sudah gelap sehingga Pak Sumanto yang mengantarnya. 


Singkat cerita mobil Pak Sumanto telah sampai di depan rumah Silvi, ibunya sedang khawatir menunggu anaknya di teras rumah. Lalu Silvi dan Pak Sumanto keluar di sambut oleh ibunya itu dan berbincang bincang sejenak untuk mampir dulu.

"Eh ada apa ya pak dengan anak saya sampai bapa mengantar Silvi? Apakah anak saya berbuat salah pak?"

"Oh tidak kok bu, hanya saja baru baru ini Silvi nilai matematikanya cukup kecil bu, jadi untuk itu saya minta izin buat Silvi agar mendapat pelajaran tambahan yang mungkin akan pulang terlambat jadi mohon maklum"

"Waduh pak terimakasih banyak, Silvi ini emang anaknya pemalas kalo di rumah"

Datanglah adiknya Silvi yang tidak kalah cantiknya dengan kakaknya, Pak Sumanto juga menawarkan agar adiknya ikut belajar bersama

"TIDAKKK...!!'' 

"Silvi kamu apa apaan sih, adik kamu juga kan bisa belajar bareng biar pinter" ujar ibunya

Setelah ricuh beberapa saat Pak Sumanto pamit, dan Silvi di minta antarkan gurunya ke depan rumah

"Pak tolong jangan apa apakan adik saya..dia masih polos pak jangan di rusak"

"Lalu apa aku harus merusak mama kamu ha ha ha"

Silvi terdiam, matanya melihat Pak Sumanto. "Silvi besok jam 11.00 kamu sudah harus datang ke ruangan saya, jangan sampai telat jika tak mau foto telanjangmu sampai ke orang tuamu. 

Pak Sumanto masuk ke dalam mobil dan langsung memacu mobilnya.

Hari hari yang berat bagi Silvi baru di mulai....




BERSAMBUNG.....




Komentar

Postingan populer dari blog ini

CERITA SEX SISWI SMP

Cerita ini menceritakan kehidupan seorang gadis cantik berlatar belakang keluarga sederhana, gadis itu bernama Silvi cantik rupawan dan banyak cowok yang menyukai dirinya, namun belum ada seorang pun yang mengetuk hati nya. Silvi juga cukup berprestasi saat di sekolah dasar ia pernah mengikuti lomba lomba seperti tari melukis dll. Sehingga ia melanjutkan prestasinya kembali di bangku SMP dengan mengikuti lomba dan mendapatkan beasiswa. Namun masa depanya terhalang yang berakhir menjadi budak sex untuk gurunya. HALAMAN CERITA 1. AWAL MULA PECAH PERAWAN  (PART 1) 2. PENAKLUKAN GADIS SMP  (PART 2) 3. PERUBAHAN HIDUPKU (PART 3) 4. BELAJAR MALAM (PART 4)  5. MENGAPA HARUS AKU (PART 5)   6. KEJADIAN SIANG ITU (PART 6)  7. KENIKMATAN GADIS PERAWAN (PART 7) NEW Harap tunggu ya sampai tulisan menjadi biru maka sudah bisa di baca, jangan lupa komen ^_^

INFORMASI

BELUM ADA UPDATE LAGI YA GUYS, ADMIN LAGI SIBUK DI REAL LIFE DAN BELUM PUNYA IDE KELANJUTAN CERITANYA.  Update 31/05/24